Parum Tutup Buku Warsa 2025 Desa Adat Canggu telah terlaksana dengan baik dan lancar pada tanggal 14 Februari 2026 yang bertempat di Bale Desa Adat Canggu. Kegiatan ini dihadiri oleh para prejuru Desa Adat Canggu sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja selama satu tahun terakhir, sekaligus sebagai wadah untuk menyelaraskan langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan program adat di tahun-tahun mendatang.
Sebagai salah satu forum musyawarah tertinggi dalam struktur tata kelola desa adat, Parum Tutup Buku Warsa 2025 memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa setiap program yang telah dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada krama desa. Tidak hanya menjadi ruang penyampaian laporan kegiatan, parum ini juga menjadi momentum reflektif bagi seluruh jajaran prejuru untuk menilai capaian, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan solusi terhadap berbagai dinamika yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat adat.
Dalam pelaksanaannya, Parum Tutup Buku Warsa 2025 membahas berbagai aspek penting yang berkaitan dengan jalannya program desa adat, mulai dari bidang pemerintahan adat, pelestarian seni dan budaya, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pengelolaan unit-unit usaha yang berada di bawah naungan desa adat. Setiap bidang diberikan ruang untuk memaparkan laporan kerja secara detail, sehingga seluruh peserta parum dapat memahami progres serta hambatan yang dihadapi selama periode berjalan.
Penguatan Kebersamaan Melalui Parum Tutup Buku Warsa 2025 di Bale Desa Adat Canggu

Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi internal antarprejuru serta membangun kesepahaman bersama dalam menentukan arah kebijakan desa adat ke depan. Melalui diskusi yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif, berbagai masukan dan saran disampaikan guna meningkatkan efektivitas program serta kualitas pelayanan kepada krama Desa Adat Canggu.
Selain itu, Parum Tutup Buku Warsa 2025 juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Adat Canggu. Dengan adanya komitmen yang kuat dari seluruh unsur desa adat, diharapkan setiap program yang dirancang tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan krama desa secara berkelanjutan.
Partisipasi aktif dari seluruh prejuru dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan Desa Adat Canggu dalam menjaga tata kelola pemerintahan adat yang akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan. Hal ini menjadi cerminan bahwa setiap keputusan yang diambil melalui forum parum merupakan hasil dari proses musyawarah yang mempertimbangkan kepentingan bersama demi kemajuan desa adat.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya Parum Tutup Buku Warsa 2025, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan tertib dan lancar. Dukungan serta sinergi dari berbagai elemen desa menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana diskusi yang kondusif serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang konstruktif.

Diharapkan, hasil dari Parum Tutup Buku Warsa 2025 ini dapat menjadi landasan yang kuat dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja Desa Adat Canggu di masa yang akan datang. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang terus terjaga, Desa Adat Canggu optimis mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang demi mewujudkan tata kelola adat yang berkelanjutan, harmonis, dan berpihak pada kepentingan krama desa.


